Ø PERENCANAAN, PEMASARAN DAN PROMOSI INDOMARET
Target pasar
Indomaret adalah semua kalangan masyarakat di indonesia. Strategi pemasarannya
diintegrasikan dengan kegiatan promosi yang dijalankan secara berkala dengan
berbagai metode sesuai dengan jenis produk dan fokus target pasarnya.
Beberapa
strategi jangka pendek yang dijalankan
oleh Indomaret antara lain :
·
“Harga
Heboh”: promosi mingguan yang memberikan harga sangat murah untuk produk-produk
kebutuhan sehari-hari
·
“Super
Hemat”: leaflet edisi dua mingguan yang mempromosikan produk-produk dengan
harga hemat sebagai panduan bagi konsumen untuk belanja hemat
·
“Promosi
Bulan ini”: promosi bulanan atas produk tertentu dalam bentuk pemberian hadiah
langsung atau potongan harga.
Untuk
strategi jangka panjang, Indomaret
menerapkan berbagai program yang berkaitan dengan loyalitas konsumen serta
pembentukan komunitas.
Dalam upaya
meningkatkan brand image sampai ke tingkat dunia, Indomaret berhasil
menjadi “Official Event Store” (OES)
Piala Dunia 2010 dengan menyisihkan peritel-peritel besar di indonesia. Dengan
terpilihnya Indomaret sebagai OES oleh Global Brands Group-sebagai pemegang
lisensi ekslusif FIFA di seluruh dunia-maka Indomaret menjadi gerai resmi yang
menjual produk Piala Dunia 2010 serta berhak menggunakan logo dan atribut Piala
Dunia 2010 pada setiap kegiatan promosi di Indonesia
Ø PUSAT DISTRIBUSI INDOMARET
Sistem
distribusi Indomaret menerapkan teknologi yang canggih dengan menggunakan
digital picking system yang memungkinkan Indomaret menjalankan distribusi
dengan andal, canggih, dan efisien. Dengan dukungan sumber daya manusia yang
ahli di bidangnya, distribusi ke seluruh gera Indomaret dapat terlayani dengan
baik sehingga Pusat Distribusi Indomaret menjadi salah satu yang terbaik di
indonesia.
Pada saat
ini Indomaret memiiki 15 pusat distribusi yang merupakan sentral pengadaan
produk untuk lebih dari 5.000 gerai Indomaret. Pusat Distribusi Indomaret
berada di Jakarta, Sentul Bogor, Tangerang, Bekasi, Parung Bogor, Bandung,
Cirebon, Semarang, Yogjakarta, Surabaya, Jember, Malang, Lampung, Palembang dan
Medan
Ø Promosi
Sasaran pasar Indomaret adalah konsumen kelas menengah.
Lokasi gerai yang strategis dimaksudkan untuk memudahkan Indomaret melayani
sasaran demografisnya yaitu keluarga strategi pemasaran Indomaret
diintegrasikan dengan kegiatan promosi. Secara berkala Indomaret menjalankan
program promosi dengan berbagai cara, seperti memberikan harga khusus, undian
berhadiah maupun hadiah langsung
Ø Waralaba Indomaret
Bisnis waralaba kini telah menjamur di indonesia.
Perkembangannya yang pesat mengindikasikan sebagai salah satu bentuk investasi
yang menarik, sekaligus membantu pelaku usaha dalam memulai suatu usaha sendiri
dengan tingkat kegagalan yang rendah. Meski bisnis waralaba yang ditawarkan
semakin beragam, namun untuk menjatuhkan pilihan terhadap bisnis waralaba
secara tepat, terkadang mengalami kesulitan. Padahal pilihan awal akan sangat
menentukan. Ada hal mendasar dalam menentukan pilihan. Paling tidak bidang
usahanya stabil dan berprospek serta track
record pewaralaba(franchisor)baik
dan berpengalaman sebagai strategi ekspansi yang melibatkan modal pihak lain,
bisni waralaba mau tidak mau harus transparan dan konsepnya saling
menguntungkan serta saling percaya di antara pewaralaba dengan terwaralaba (franchisee).
Tahun 1997 Indomaret melakukan pola kemitraan (waralaba)
dengn membuka peluang bagi masyarakat luas untuk turut serta memiliki dan
mengelola sendiri gerai Indomaret. Pola waralaba ini ditawarkan setelah
Indomaret terbukti sehat dengan memiliki lebih dari 230 gerai, yang didukung
oleh sistem dan format bisnis yang baik.
Pengalaman panjang yang telah teruji itu mendapat sambutan
positif masyarakat, terlihat dari meningkat tajamnya jumlah gerai waralaba
Indomaret, dari 2 gerai pada tahun 1997 menjadi 260 gerai pada Febuari 2003.
Program waralaba Indomaret yang tidak rumit terbukti dapat diterima masyarakat.
Bahkan, sinergi perwaralaba (Indomaret) dan terwaralaba (masyarakat) ini
merupakan salah satu keunggulan domestik dalam memasuki era globalisasi
Ø Struktur organisasi dari toko Indomaret
Ø BERNEGOSIASI DENGAN PENJUAL
Strategi dalam
bernegosiasi antara lain:
1.Mempertimbangkan sejarah penjual.
2.Menanyakan di mana barang-barang tersebut sekarang.
3.Menetapkan tujuan baik aturan pembayaran, transportasi dll.
4.Mengetahui tujuan dan batasan penjual.
1.Mempertimbangkan sejarah penjual.
2.Menanyakan di mana barang-barang tersebut sekarang.
3.Menetapkan tujuan baik aturan pembayaran, transportasi dll.
4.Mengetahui tujuan dan batasan penjual.
5.Merencanakan
untuk memiliki jumlah negosiator yang sama dengan
jumlah
penjual.
6.Memilih
tempat yang bagus untuk bernegoisasi
7.Mewaspadai
tenggang waktu untuk menghindari perubahan
keputusan
penjual.
PETUNJUK UNTUK
NEGOISASI TATAP MUKA Yaitu dengan tujuh tips;
1. Pisahkan
masalah pribadi dengan bisnis,
2. Memberi penekanan pada fakta objektif,
3. Bikin hubungan yang saling menguntungkan,
4. Biarkan mereka bicara,
5. Mengetahui sejauh mana harus berbicara,
6. Jangan membuat permusuhan apabila gagal bernegoisasi,
7. Mengkaji ulang pembicaraan negosiasi.
2. Memberi penekanan pada fakta objektif,
3. Bikin hubungan yang saling menguntungkan,
4. Biarkan mereka bicara,
5. Mengetahui sejauh mana harus berbicara,
6. Jangan membuat permusuhan apabila gagal bernegoisasi,
7. Mengkaji ulang pembicaraan negosiasi.
MEMBANGUN DAN
MENJAGA HUBUNGAN STRATEGIS DENGAN
PENJUAL
Hubungan
strategis juga dimaksud dengan hubungan kemitraan, menjalin
komitmen
jangka panjang dan sama-sama menguntungkan. Menjaga
relasi
strategis antara lain; saling mempercayai, komunikasi terbuka,tujuan sama,
komtmen yang kredibel. Membangun relasi kemitraandengan; kesadaran, eksplorasi,
perluasan dan komitmen.
Ø ANALISIS SWOT
Strength
(Kekuatan)
Sejak
menggulirkan pola waralaba pada 1997,Indomaret memang bakprimadona yang banyak
ditaksir investor. Dengan omset rata-rata pergerai per hari mencapai Rp 7-9
juta, siapa yang tidak tergiur? Denganperolehan omset itu, diperkirakan
investasi untuk setiap gerai yangberkisar Rp 300350 juta (belum termasuk
properti) akan habis selamakurang-lebih tiga tahun.Sudahbegitu,jualan yang
ditawarkan menyangkutkebutuhan pokok sehari-hari yang memang semua orang perlu
danmembutuhkan. Tak pelak, Indomaret terus menggeliat dan makinmenggiurkan.
Weaknesses
(Kelemahan)
Kelemahan
bisnis waralaba Indomaret antara lain:
- Waktu jam
operasional yang terlalu panjang buka jam 07.00-22.00 WIB,pada moment-moment
tertentu (Idul Fitri, Tahun Baru) s/d jam 24.00 WIB- Barang dagangan yang
dijual atau dipajang sebagian besarmakanansiap saji.
- Belum
mencukupi kebutuhan dapur (sayuran).
- Belum
memperhatikan lingkungan terutama para pedagang kecil.
Oportunities
(Peluang)
Kehadiran
Indomaret telah menginspirasi pertumbuhan minimarket-minimarket lainnya.
Menurut harian Surya, gerai minimarket di Jawa Timurtelah mencapai 1200 toko.
Diperkirakan jumlah ini akan terus bertambah.Artinya tumbuh dan meluasnya
bisnis ini memang banyak diminati parainvestor. Lewat medium bisnis retail ini,
celah peluang bisnis dan peluangkerja tercipta. Dan inilah alternatif bisnis
yang prospektif saat ini danmasa mendatang.
Threats
(Ancaman)
Bisnis ritel
Indonesia masih dikuasai oleh empat nama besar: Carrefour,
Matahari,
Hero, dan Indomaret. Ke depan, tren multiformat bakal
mendominasi.
Ancaman juga datang dari perusahaan manufaktur yang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar